Dihadiri 300 Agen Pendidikan Asia Timur, Angklung Meriahkan East Asia Education Week British Council

 

Tangerang, Indonesia (03/01/2026) – Tim Muhibah Angklung dari Bandung, Jawa Barat, yang aktif memperkenalkan angklung ke berbagai panggung dunia, kembali tampil di event internasional. Setelah sukses menjalankan misi budaya ke Australia pada 2025 lalu, kali ini tim tersebut tampil di dalam negeri dalam rangkaian East Asia Education Week yang diselenggarakan oleh British Council, pada agenda Agents Conference, Selasa (3/1/2026), di Tangerang, Banten. Kegiatan ini dihadiri sekitar 300 agen pendidikan dari berbagai negara di Asia Timur. Dari total peserta tersebut, sekitar 150 merupakan perwakilan Higher Education Institution dari Inggris dan Asia Timur, serta 150 lainnya adalah education agents dari kawasan Asia Timur yang berperan dalam menjembatani kerja sama pendidikan internasional.

Kehadiran angklung di acara ini menjadi momen yang istimewa. Di tengah forum yang berfokus pada kerja sama dan peluang pendidikan lintas negara Asia Timur, Tim Muhibah Angklung menghadirkan sentuhan budaya Indonesia yang hangat dan interaktif. Mengawali rangkaian acara East Asia Education Week British Council, angklung mengalun sebagai sambutan hangat bagi para delegasi. Melalui kebersamaan dalam musik, budaya Indonesia hadir bukan hanya untuk ditampilkan, tetapi juga untuk dirasakan bersama.

Sir Steve Smith sebagai UK Government’s International Education Champion menyampaikan apresiasinya atas penampilan tersebut:
“Pertunjukannya luar biasa. Awalnya saya tidak begitu memahami bagaimana suara itu dihasilkan, tetapi setelah saya melihat instrumennya, rasanya sangat menarik. Sungguh menakjubkan bisa merasakan musik di mana setiap orang hanya memainkan satu nada, namun bersama-sama dapat menghasilkan sesuatu yang begitu kaya dan indah. Sangat menyenangkan bisa menjadi bagian darinya.”

Dalam penampilannya, Tim Muhibah Angklung membawakan repertoar yang disusun untuk merepresentasikan keterhubungan budaya lokal dan global. Pertunjukan dibuka dengan Lalayaran, lagu tradisional Sunda, sebagai representasi Jawa Barat sekaligus akar budaya Indonesia. Suasana kemudian dilanjutkan dengan Jali-Jali yang merepresentasikan Jakarta dan identitas nasional Indonesia.

Penampilan berikutnya beralih ke Yesterday dari grup legendaris asal Inggris, The Beatles, yang menjadi simbol pertemuan budaya Indonesia dan Inggris melalui musik. Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan lagu-lagu populer dunia seperti Mamma Mia (ABBA), Libiamo ne’ lieti calici dari opera La Traviata, hingga ditutup dengan New York, New York (Frank Sinatra). Susunan repertoar ini menunjukkan bahwa angklung sebagai warisan budaya Indonesia mampu menjangkau musik dunia tanpa kehilangan karakter tradisionalnya.

Tidak hanya menampilkan pertunjukan, Tim Muhibah Angklung turut mengajak para hadirin untuk bermain angklung bersama. Melalui sesi playing together, para hadirin merasakan langsung kebersamaan dan harmoni dalam memainkan musik tradisional Indonesia. Pendekatan ini membuat para hadirin tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga terlibat langsung dalam pengalaman musikal yang menyenangkan. Beberapa hadirin bahkan berkesempatan mencoba memainkan angklung bersama para pemain Tim Muhibah Angklung.

“Penampilan Tim Muhibah Angklung sungguh luar biasa. Mereka tidak hanya menunjukkan kualitas musikal yang tinggi, tetapi juga menghadirkan kegembiraan dan ekspresi budaya yang autentik. Musik mereka berhasil menjembatani budaya lokal dan global, bahkan menyatukan seluruh peserta konferensi. Inilah esensi pendidikan internasional: pertemuan budaya, konektivitas ide, dan pengalaman bersama yang memperkaya.” ujar Prof. Simon Guy, Pro-Vice-Chancellor Global, Lancaster University.

Founder sekaligus Pembina Tim Muhibah Angklung, Maulana Muhammad Syuhada, menegaskan bahwa kehadiran angklung di forum seperti ini memiliki makna yang lebih luas dari sekadar pertunjukan seni.

“Kami diundang bukan hanya sebagai grup pendukung, tetapi juga sebagai representasi budaya. Ada kebanggaan tersendiri karena Tim Muhibah Angklung dibangun oleh alumni Lancaster University, sehingga kehadiran kami menjadi simbol hubungan emosional dan historis antara Indonesia dan Inggris. Respon yang kami terima sangat positif, dan ini membuktikan bahwa budaya Indonesia dapat diterima dan diapresiasi secara internasional.”

Ia menambahkan,
“Tahun ini terasa sangat istimewa karena menandai 10 tahun perjalanan internasional pertama Tim Muhibah Angklung yang juga dimulai dari Inggris. Melalui perpaduan lagu internasional seperti The Beatles dan instrumen tradisional angklung, kami berhasil membangun jembatan budaya Indonesia–UK. Budaya adalah elemen penting yang menyatukan dua negara, khususnya dalam konteks kerja sama pendidikan.” ujar Maulana.

Menurutnya, partisipasi Tim Muhibah Angklung dalam East Asia Education Week menunjukkan bahwa budaya dapat menjadi jembatan yang mempererat hubungan antarbangsa, termasuk di bidang pendidikan. Melalui musik tradisional yang dimainkan secara kolaboratif, angklung menghadirkan pengalaman lintas budaya yang mudah dipahami dan dinikmati siapa saja.

Sejak berdiri, lanjut Maulana, Tim Muhibah Angklung konsisten mengusung misi pelestarian dan mengenalkan angklung sebagai warisan budaya Indonesia yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda. Berbagai penampilan di dalam dan luar negeri terus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan angklung kepada masyarakat dunia.

Melalui kesempatan ini, ia berharap Tim Muhibah Angklung dapat terus mempromosikan angklung sebagai wajah budaya Indonesia di berbagai forum internasional, sekaligus menumbuhkan kebanggaan generasi muda terhadap angklung sebagai warisan budaya bangsa Indonesia.

Sebagai informasi, tim ini telah melakukan misi kebudayaan ke berbagai negara di beberapa benua, yaitu Eropa (2016) meliputi Aberdeen, London (Inggris), Paris (Prancis), Westerlo (Belgia), Hamburg (Jerman), Cerveny Kostelec (Ceko), dan Zakopane (Polandia); Australia (2018) meliputi Melbourne, Canberra, Brisbane, dan Sydney; Eropa (2018) meliputi Berlin (Jerman), Budapest (Hongaria), Istanbul, Aksehir (Turki), Sozopol (Bulgaria), dan Vevey (Swiss); Amerika Serikat (2022) meliputi New York, Washington, Chicago, Manitowoc, Boise, Burley, Springville, dan San Francisco; Eropa (2024) meliputi Portugal dan Spanyol; Timur Tengah (2024) meliputi Uni Emirat Arab dan Arab Saudi; serta Australia (2025).

Tak hanya itu, tim ini juga memproduksi film dokumenter berjudul “The Journey: Angklung Goes to Europe”, sebagai upaya penguatan pendidikan karakter di kalangan pelajar, yang telah ditonton oleh ribuan siswa di Kota Bandung dan Cimahi pada program Nonton Bareng (Nobar). Film ini masuk ke dalam nominasi Piala Citra untuk film dokumenter panjang terbaik Festival Film Indonesia Tahun 2024.

TIM MUHIBAH ANGKLUNG
Website: www.angklungmuhibah.id
Instagram: www.instagram.com/angklungmuhibah
Youtube: www.youtube.com/@angklungmuhibah
Facebook: www.facebook.com/angklungmuhibah
Tiktok: www.tiktok.com/@angklungmuhibah
Email: management@angklungmuhibah.id

Open Recruitment Tim Muhibah Angklung 2026

🪘OPEN RECRUITMENT
TIM MUHIBAH ANGKLUNG 2026🎻

Lagi nyari tempat buat berkembang lewat seni?
Atau pengen nyoba hal baru bareng lingkungan yang seru? 👀

Sekarang saatnya, karena
Tim Muhibah Angklung lagi buka Open Recruitment! ✨

Buat kamu yang tertarik main angklung 🎐
suka nari 💃
atau nyanyi 🎤
dan pengen dapet pengalaman yang beda,
kami tunggu kamu.

🗂️𝗦𝗬𝗔𝗥𝗔𝗧 & 𝗞𝗘𝗧𝗘𝗡𝗧𝗨𝗔𝗡📁
-Siswa SMP/SMA/SMK/Sederajat
-Berusia 15-18 tahun
-Domisili Bandung
-Mengisi formulir pendaftaran
-Mengisi dan Mengupload Hasil Test Personality
-(Optional) Mengirimkan video menyanyi/menari/bermain alat musik maksimal 1 menit, lagu dibebaskan
*pengumpulan berupa link video dari gdrive peserta

𝗧𝗜𝗠𝗘𝗟𝗜𝗡𝗘 ⏰
21 Desember 2025 Pendaftaran Dibuka
28 Desember 2025 Pendaftaran Ditutup
6 Januari 2026 Pengumuman Lolos Seleksi Berkas
10-11 Januari 2026 Audisi
13 Januari 2026 Pengumuan lolos audisi
17 Januari 2026 First Meet

Kalau tertarik, langsung daftar.
Link pendaftaran ada di bio
👉 @angklungmuhibah 🎵

Atau klik link dibawah:
https://linktr.ee/OprecMuhibah2026

Contact Person:
Khalif 085179668517
Neifa 085659576809

Our website:
www.angklungMuhibah.id
#angklungmendunia #angklungmuhibah
#OPRECMUHIBAH2026

Angklung Getarkan Brisbane di Forum Bisnis Terbesar Indonesia-Australia dan Pesta Rakyat

Brisbane (24/8/2025) – Dalam rangka mempromosikan angklung dan berbagai budaya Indonesia ke luar negeri, komunitas seni asal Bandung – Jawa Barat, Tim Muhibah Angklung, kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional melalui rangkaian kegiatan Journey Angklung Goes to Australia 2025, tanggal 19 Agustus hingga 8 September 2025. Brisbane merupakan kota pertama untuk penampilan mereka, yaitu di IndOz Conference Brisbane 2025, forum bisnis terbesar Indonesia-Australia, Kamis (21/8/2025), di Brisbane City Hall, dan Pesta Rakyat Brisbane 2025 bertema “Pesta Rasa”, Jumat (22/8/2025), di King George Townhall.

IndOz Conference dibuka secara resmi oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia, Siswo Pramono, bersama Lord Mayor Brisbane, Adrian Jurgen Schrinner. Forum ini mempertemukan perwakilan dari sektor komersial, pemerintahan, dan komunitas dari kedua negara. Turut hadir pada kegiatan ini Asisten Menteri Luar Negeri Australia Matt Thistlethwaite, Menteri Keuangan, Perdagangan, Ketenagakerjaan, dan Pelatihan Queensland Ros Bates MP.

“Misi Muhibah Angklung ke Brisbane kali ini sangat membantu bisnis lewat pemahaman budaya satu sama lain karena budaya Australia berbeda dengan budaya Indonesia. Angklung yang aslinya dari Jawa Barat tapi bisa membawakan lagu-lagu Indonesia yang lain contohnya tadi yamko rambe yamko artinya itulah Indonesia, berbeda-beda tetapi selalu ada cara untuk menyatukan” ujar Siswo Pramono, Dubes RI untuk Australia.

Dalam penampilannya, Tim Muhibah Angklung membawakan berbagai lagu tradisional Indonesia, seperti Yamko Rambe Yamko dari Papua dan Janger dari Bali, serta lagu-lagu internasional lintas generasi seperti Mamma Mia (ABBA) dan How Deep is Your Love (Bee Gees). Tak hanya menampilkan musik, mereka juga mengadakan workshop tarian Poco-Poco dari Maluku, memperkenalkan ragam budaya Indonesia secara lebih interaktif.

“Kami sangat bangga menyambut Tim Muhibah Angklung di IndOz Conference. Musik mereka akan menjadi simbol persahabatan yang hidup, sekaligus mengingatkan kita bahwa kerja sama ekonomi yang kuat harus berjalan seiring dengan hubungan budaya yang erat,” tutur Laurensia Suryadinata, Direktur IndOz Conference.

Meski mayoritas anggotanya berasal dari generasi muda, Tim Muhibah Angklung tidak hanya tampil sebagai kelompok musik, tetapi juga mengemban peran penting sebagai duta budaya Indonesia. Mereka berkomitmen untuk memperkenalkan angklung warisan budaya dunia yang telah diakui UNESCO ke masyarakat internasional, dan menegaskan peran seni sebagai jembatan harmoni antarbangsa.

“Kami sangat bangga menjadi bagian yang penting di acara ini. Di mana dua negara yang menjalin hubungan dalam konteks bisnis tapi menghargai budaya, karena tanpa budaya kita tidak bisa melakukan bisnis yang kondusif. Tim Muhibah Angklung yang tampil di pembukaan acara dan juga mewarnai dengan beberapa pertunjukan selama berlangsungnya konferensi ini dan menutup dengan penampilan-penampilan ini merupakan kombinasi yang sangat baik dimana bisnis dikaitkan juga dengan budaya. Terima kasih untuk IndOz yang telah mengundang kami untuk berpartisipasi dalam temu bisnis terbesar Indonesia-Australia di Australia,” ujar Maulana M Syuhada, Ketua Rombongan Tim Muhibah Angklung 2025.

Menurut Maulana, IndOz Conference 2025 menjadi panggung ideal untuk mempertemukan kekuatan ekonomi dan budaya Indonesia – Australia. Melalui penampilan Tim Muhibah Angklung, konferensi ini tidak sekadar menyambung hubungan bisnis, melainkan juga memperdalam ikatan emosional dan komunitas menegaskan bahwa kerjasama bilateral terbaik terjadi saat ekonomi dan budaya bergerak bersama.

Sementara itu di Pesta Rakyat Brisbane Tim Muhibah Angklung tampil bersama bintang tamu grup ternama tanah air, Project Pop. Pesta Rakyat Brisbane ini merupakan event tahunan yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia Australia (PPIA) Brisbane untuk memperingati hari ulang tahun Indonesia setiap tanggal 17 Agustus. Tahun ini, Pesta Rakyat Brisbane sukses menggaet lebih dari 2.000 penonton, sehingga memecahkan rekor sebagai festival Indonesia terbesar di Brisbane. Lagu-lagu yang tim ini tampilkan antara lain Indonesia Raya yang mengiringi upacara bendera peringatan HUT RI 80, serta lagu-lagu daerah seperti Jali-Jali, Janger, goyang Maumere dan Kopi Dangdut yang menggoyahkan hati penonton untuk berdansa ria.

Tim tersebut akan tampil di Resepsi diplomatik, di gedung bersejarah Albert Hall, Canberra. Di Sydney, mereka tampil di Korean Hall, yang diselenggarakan oleh Indonesian Community Council (ICC), payung dari 30 komunitas diaspora Indonesia di Sydney, serta Australian Museum dalam rangka World Culture Promotion dan di Tangora Zoo. Di Melbourne, mereka tampil di Victoria Market, yang diselenggarakan oleh Indonesia Culinary Association of Victoria (ICAV), dengan estimasi pengunjung dapat mencapai 25 ribu orang, serta di Melbourne University, yang diselenggarakan oleh LPDP University of Melbourne Association (LUNA).

Sebagai informasi, tim ini telah melakukan misi kebudayaan ke berbagai negara di beberapa benua, yaitu Eropa (2016) meliputi Aberdeen, London (Inggris), Paris (Prancis), Westerlo (Belgia), Hamburg (Jerman), Cerveny Kostelec (Ceko), dan Zakopane (Polandia); Australia (2018) meliputi Melbourne, Canberra, Brisbane, dan Sydney; Eropa (2018) meliputi Berlin (Jerman), Budapest (Hongaria), Istanbul, Aksehir (Turki), Sozopol (Bulgaria), dan Vevey (Swiss); Amerika Serikat (2022) meliputi New York, Washington, Chicago, Manitowoc, Boise, Burley, Springville, dan San Francisco; Eropa (2024) meliputi Portugal dan Spanyol; serta Timur Tengah (2024) meliputi Uni Emirat Arab dan Arab Saudi.

Tak hanya itu, tim ini juga memproduksi film dokumenter berjudul “The Journey: Angklung Goes to Europe”, sebagai upaya penguatan pendidikan karakter di kalangan pelajar, yang telah ditonton oleh ribuan siswa di Kota Bandung dan Cimahi pada program Nonton Bareng (Nobar). Film ini masuk ke dalam nominasi Piala Citra untuk film dokumenter panjang terbaik Festival Film Indonesia Tahun 2024.

TIM MUHIBAH ANGKLUNG
Website: www.angklungmuhibah.id
Instagram: www.instagram.com/angklungmuhibah
Youtube: www.youtube.com/@angklungmuhibah
Facebook: www.facebook.com/angklungmuhibah
Tiktok: www.tiktok.com/@angklungmuhibah
Email: management@angklungmuhibah.id